Jumat, 27 Desember 2013

Balon, balon dimana - mana.
Balon menceritakan kehidupan kita semua.
Pertama kali terlahir, hanya sehelai karet lusuh, tak berdaya, namun potensial.
Kemudian kau bertumbuh dan berkembang, menjadi besar dan semakin sempurna.
Kehadiranmu, kemudian membawa kesan bagi orang - orang.
Ada yg menjadi ceria, ada yg terkagum, ada yg biasa saja, bahkan ada yg membenci.
Lalu saatnya tiba, waktumu sudah habis.
Ada yg harus "berhenti di tengah jalan" karena meletus.
Ada yg perlahan - lahan mengempis.
Everything is unexpected.
We just live random life.
Face it.
Like a balloon.

NB : notice sumthing? Yes, i lose weight btw. I'm in 48 now :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

They are written, but may be unsaid.